Tidak ada Biru
Biru atau merah darahmu? Pasti semua menjawab merah. Tapi mengapa di dunia ini ada yang menyebut dirinya seorang darah biru? Pernah ditemukan manusia di dunia ini yang memiliki darah berwarna biru tersebut? Tidak ada darah biru di dunia ini.
Hanya manusia yang suka membedakan darah merah dengan biru. Manusia membedakan yang mana manusia biasa yang mana manusia yang luar biasa / bangsawan dengan menyebutnya seorang yang berdarah biru.
Sekat diantara si kaya dan miskin ini seharusnya tidak ada. Karena Tuhan tidak pernah membedakan seorang umatnya karena status sosialnya. Tuhan hanya membedakan umatnya dari apa yang telah diperbuatnya.
Kesenjangan social di Negeri ini sudah sangat parah. Dari penampilan saja kesenjangan itu sudah tampak jelas. Mengapa mereka yang memiliki kekuasaan menganggap dirinya seorang yang hebat? Lupakah darimana dia berasal? Hal ini yang banyak terjadi di Negeri kita.
Seharusnya kita bias mengingat darimana kita berasal. Apa yang membuat kita menjadi seperti sekarang. Bukan melupakan identitas asal kita, karena itu adalah jati diri kita sendiri. Jika para Penguasaha Negeri sudah melupakan jati dirinya, mau jadi apa Negeri kita nantinya.
Saat berada dipuncak kepemimpinannya sedikit yang mau melihat kebawah. Sedikit yang sadar bahwa banyak yang sangat berharap padanya. Dia lupa bahwa di memimpin dirinya yang dulu, seorang yang bukan siapa-siapa sekarang memimpin dirinya yang dulu dengan melupakan apa jati dirinya.
Keinginan semua orang sama yang membedakan hanyalah anggapan orang lain yang melihatnya. Semua orang ingin merasa nyaman dihidupnya. Mungkin dengan cara yang mewah atau sederhana setiap orang memiliki caranya sendiri untuk membuat hidupnya terasa nyaman. Hanya penilaian orang lain yang membedakan semua itu.
Jangan selalu merasa paling hebat jika dirimu masih belum bisa menjaga jati dirimu yang sebenarnya. Jati diri seharusnya ditanamkan dalam hati dan dijaga untuk tetap teguh walaupun banyak yang mengganggu keteguhannya.
Kita semua sama didepan Tuhan. Hanya Amal perbuatan kita yang membedakan dan menjadikan kita lebih berarti. Tidak ada biru di dunia yang ada hanyalah merah. Biru hanyalah buatan manusia untuk meninggikan pilar kesenjangan sosial.
Semua manusia di dunia ini adalah saudara. Berasal dari awal yang sama dan tidak ada yang berasal dari hewan atau tumbuhan. Tapi mengapa kita membedakan manusia satu dengan lainnya dengan menyebut dia darah biru dan dia darah merah.
Saudara seharusnya saling menguatkan bukan salin mengjatuhkan. Hapus biru dari dunia karena biru hanyalah sebuah istilah yang membuat pilar kesenjangan sosial semakin tinggi dan kokoh berdiri menghalangi si kaya dan miskin.
Menjadi satu karena kita memang berawal dari satu hal yang sama. Semua merah tidak ada yang biru. Biarlah biru menghilang dengan kehangatan kebersamaan kita sebagai anak cucu Nabi Adam.
Jangan sakiti hati orang lain dengan menyebut istilah darah biru dan darah merah. Karena sesungguhnya istilah darah biru semakin membuat kita merasa sangat berbeda dan tidak bisa berkumpul dalam kebersamaan.
0 Komentar: